Penyebab Hati Kita Menjadi Mati

Pada suatu ketika di antara pasti pernah merasakan dimana kita telah berdoa dan berusaha secara sungguh-sungguh gunga mendapatkan keinginan kita. Namun dalam kenyataannya apa yang kita inginkan belum terkabul juga.. Apa yang salah?? Nah dari situ kita hendaknya bisa becermin kepada diri kita sendiri, apakah hati kita telah benar-benar bersih dari berbagai penyakit hati?? Gimana kita mengetahui tanda-tanda kita mempunyai penyakit hati??

Untuk menjawab berbagai pertanyaan diatas, mari kita ulas secara rinci melalui beberapa poin di bawah ini:

1. Tidak mengenal dengan baik - Jauh dari Allah
    Inilah merupakan salah satu penyebab hati sesorang mati. Bagaimana tidak mati apabila sang pemilik alam semesta sudah berani ia lupakan. Atau pada dasarnya kita masih mempercayai secara yakin bahwa hanya Allah yang bisa mengabulkan segala doa kita. Namun tidak ada usaha dari kita untuk mendekat dengan-Nya dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala yang diilarang-Nya.
 
     Dapat danalogikan pula dengan kehidupan riil yaitu ketika ada sesorang yang tidak dikenal tiba-tiba datang kepada kita untuk meminjam uang. Bagaimana tanggapan kita? Apakah kita akan meminjaminya? Pasti kita akan berpikir-pikir dulu kan? Kenal aja tidak tiba-tiba datang langsung minjem duit, Enak aja... haha...

    Mungkin seperti itulah sedikit gambaran apabila kita selalu meminta kepada Allah untuk mengabulkan segala doanya, namun tidak menunaikan perintah Allah.. Namun semuanya hanya Allah yang tahu.. Wallohualam bi showwab..

2. Al-Qur'an hanya dijadikan bacaan saja
    Hal ini dapat kita artikan bahwa sebenarnya kita masih membaca AL-Qur'an namun tidak disertai dengan mengamalkannya. Boro-boro mengamalkan mendalaminya saja tak sempat. hehe.. Bahkan Rasulullah pun dulu juga pernah memberi peringatan keras akan datangnya suatu masa Al-Qur'an hanya dijadikan sebagai hiasan saja. Hal ini menurut beliau akan menimbulkan berbagai penyakit hati yaitu.

     Pertama, terlalu mengagungkan kenikmatan duniawi. Dapat diartikan bahwa akan datang dimana umat Islam sudah menilai segala sesuatu di dunia ini dengan uang/harta. Nah, Orang Islam macam ini akan menjadi sasaran empuk bagi orang kafir untuk membantu menjalankan misinya menghancurkan Islam dari dalam.

    Kedua, meninggalkan amar ma'ruf dan nahi mungkar. Untuk poin yang kedua ini tampaknya sudah bukan baru lagi. Dengan semakin berkembangnya arus modernisasi seperti sekarang ini, masyarakat cenderung untuk berpikir pragmatis yaitu berpikir hanya untuk kepentingan dirinya sendiri dan cuek dengan urusan ummat. Hal seperti inilah yang sangat memprihatinkan dari perkembangan teknologi. 
     Ketiga, tidak harmonisnya hubungan antara sesama muslim. Poin ketiga ini bisa diartikan sebagai puncak akumulasi dari dua poin sebelumnya. Dimana lemahnya iman dan ditunjang dengan munculnya sikap-sikap pragmatis dan cuek antar individu mengakibatkatkan semakin parahnya hubungan antara sesama umat muslim. Rasa solidaritas yang dulu terbina dengan baik sedikit demi sedikit luntur, dan hal inilah hal yang tidak disukai oleh Allah. Sebab doa yang dilakukan secara berjamaah akan lebih cepat dikabulkan dibanding dengan doa yang dilakukan sendiri... Mungkin ini juga menjadi satu alasan , mengapa kaum muslimin menjadi bangsa yang terjajah hingga sekarang ini.

3. Mengaku Umat Rasullullah tapi Mengingkari sunnahnya
           Bilamana hati sesorang itu tidak mati, jika pada setiap harinya kita memplokamirkan menjadi umat nabi Muhammad SAW namun kita malah banyak tak menjalankan sunnahnya. Mungkin ada yang beralasan banyak terjadi banyak perbedaan pendapat akan ke-otetikan pada beberapa sunah yang dilakukan oleh belia. Namun apakah itu bisa di jadikan alasan untuk meninggalkan semua sunnahnya?? tentu saja tidak kan.!! Mungkin nabi Muhammad hanya sebagai utusan Alloh, tapi dengan dipilihnya Nabi Muhammad sebagai utusan Allah menandakan bahwa dia memiliki suatu keistimewaan yang tak dimiliki oleh manusia lainnya. Nah, hendaknya kita sebagai umatnya untuk meneladani setiap perbuatan yang beliau lakukan, karena apa yang beliau lakukan semata-mata untuk semakin mendekatkan kita kepada Allah. Sehingga dengan semakin dekatnya kita kepada Allah akan dengan mudah bagi Allah mendengar dan mengabulkan doa yang kita panjatkan.


         
    

Related Posts:

0 Response to "Penyebab Hati Kita Menjadi Mati"

Posting Komentar