MULTI MEDIA DALAM PEMBELAJARAN

                Media sebagai alat bantu bagi guru untuk menyampaikan pesan-pesan dari bahan pelajaran dalam proses belajar mengajar. Sebagai alat bantu, media mempunyai fungsi melicinkan jalan menuju tercapainya tujuan pembelajaran, menghasilkan proses dan hasil belajar yang lebih baik.
            Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium artinya perantara atau pengantar. Media adalah segala alat fisik yang dapat digunakan untuk merangsang, menyalurkan, atau menyampaikan untuk belajar. Faktor pemilihan media; (a) ketersediaan sember setempat; (b) ketersediaan dana,tenaga dan fasilitas untuk membeli atau membuat media; (c) faktor keluwesan, kepraktisan dan ketahanan media bersangkutan untuk waktu yang lama; (d) efektifitas biaya dalam jangka waktu panjang; (e) ketepatan dengan tujuan pengajaran; (f) mendukung bahan pelajaran; (g) kemudahan memperoleh media; (h) keterampilan guru menggunakan media; (i) ketersediaan waktu untuk menggunakan media; (j) sesuai dengan taraf berfikir siswa.
            Secara umum media pengajaran mempunyai kegunaan sebagai berikut: (a) memperjelas penyajian pesan; (b) mengatasi keterbatasan rungan, waktu dan daya indra; (c) penggunaan media pengajaran secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik. Media pengajaran mempunyai fungsi sebagau berikut: menyampaikan informasi, mengulang pelajaran, merangsang belajar, mengaktifkan respon, memberikan latihan, memperjelas informasi, melengkapi dan memperkaya informasi, meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyampaian informasi, menambah variasi penyampaian informasi, dan mengatasi keterbatasan waktu.
            Kemp dan Dayton (1985) mengelompokan media ke dalam delapan jenis yaitu:
1.      Media Cetak
Media cetak meliputi bahan-bahan yang disiapkan di atas kertasuntuk proses pengajaran dan bahan informasi. Media cetak terdiri dari buku ajar, lembaran penuntun berupa langkah-langkah mengoperasikan  suatu alat. Lembaran ini biasanya berisi gambar dan sampingnya teks penjelasnya. Bentuk media cetak lainnya adalah browsur dan newsletter. Browsur merupakan pengumuman atau pemberitahuan mengenai suatu program atau pelayanan, sedangkan newsletter berisi lapotan kegiatan suatu organisasi. Jenis media yang sering digunakan adalah teks terprogram dengan penyajian informasi yang terkendali artinya siswa dapat melihat dan membaca teks yang diinginkan langkah demi langkah.
Kelebihan media cetak antara lain adalah: siswa dapat belajar dan maju sesuai dengan kecepatan masing-masing individu, siswa dapat mengikuti urutan pikiran yang logis dan dapat mengulangi materi yang ada, perpaduan teks dan gambar dapat menjadi daya tarik bagi siswa untuk belajar, khusus pada teks terprogram siswa dapat berpartisipasi dan berinteraksi dengan cepat dan aktif karena dilengkapi dengan pertanyaan dan latihan.
2.      Media Panjang
Media panjang pada umumnya digunakan untuk menyampaikan informasi dalam kelompok kecil. Bentuknya sederhana dan mudah dipindahkan kemana-mana. Terdiri dari papan tulis, flip chart, papan magnet, papaan kain, papan buletin dan papan pameran. Papan tulis lazim digunakan baik di desa maupun di kota. Flip chart menguntungkan untuk informasi visul. Papan magnet terdiri dari permukaan baja tipis yang dilapisi magnet, objek dan informasi yang akan disajikan di atas karton yang di belakangnya terdapat magnet kecil untuk ditempelkan ke papan magnet dan mudah di pindah sesuai kebutuhan. Papan buletin berfungsi seperti papn magnet tetapi dapat pula menampilkan visual tiga dimensi, biasanya ditempatkan di lokasi yang dapat menarik perhatian siswa yang lewat sehingga dapat singgah dan membacanya.
Kelebihan dari media panjang antara lain adalah: bermanfaat di ruang manapun, fleksibel untuk membuat perubahan yang diinginkan, mudah diperiksa dan digunakan, papan tulis selalu tersedia di kelas. Kelemahannya: terbatas pada kelompok kecil, memerlukan keahlian khusus dalam penyajianya, anggapan media pamer tidak terlalu penting bila dibandingkan dengan media yang diproyeksikan, dan guru membelakangi siswa saat menulis.
3.      OHP atau Proyeksi Tranparansi
Tranparansi yang diproyeksikan adalah media visual baik berupa gambar, huruf, lambang, grafik. Media ini mampu memperbesar dan memperkecil gambar atau tulisan yang ditampilkan dilayar sehingga dapat mencakup kelompok kecil maupun besar.
Kelebihannya: (1) pantulan proyeksi dapat dilihat dengan jelas pada rungan yang terang; (2) dapat menjangkau kelompok kecil maupun besar; (3) guru dapat selalu bertatap muka; (4) guru dapat membuat sendiri transparansinya; (5) peralatan mudah diproyeksikan; (6) memiliki kemampuan menampilkan warna; (7) dapat disimpan dan digunakan secara berulang kali; (8) dapat dijadikan pedoman dan penuntun bagi guru dalam penyampaian materi. Kelemahannya: OHP harus tersedia sementara tidak semua sekolah mampu membelinya dan harus ada listrik di ruang kelas.
Ada beberapa model OHP tetapi pada dasarnya memiliki fungsi yang sama. Bedanya pada variasi dan kelengkapan. Umumnya yang sering digunakan adalah yang segi empat dengan konstruksi lampu, kipas pendingin dan reflektor. Yang lain bedanya berbentuk ramping dan tidak dilengkapi kipas.
4.      Rekaman Audio-Tape
Pesan dan materi pelajaran dapat disajikan dalam bentuk remakan dan dapat diputar kembali. Mareti rekaman ini dappat digunakan kelompok kecil maupun kelompok besar. Sudjana dan Rivai (1991:130) mengemukakan hubungan antara media audio dengan pengembangan keterampilan anak didik yang berkaitan dengan aspek-aspek keterampilan mendengarkan. Keterampilan yang dapat dicapai dengan penggunaan media ini adalah: (1) pemusatan perhatian dan mempertahankan perhatian; (2) mengikuti pengarahan; (3) melatih daya analisis; (4) menentukan arti dari konteks; (5) memilih informasi yang relevan dan tidak; (6) merangkum, mengemukakan kembali atau mengingat kembali informasi.
5.      Televisi
Televisi adalah perlengkapan elektronik yang pada dasarnya sama dengan gambar hidup yang meliputi gambar dan suara. Ada dua jenis pengiriman dan penyiaran gambar dan suara, yaitu penyiaran langsung di tempat kejadian dan penyiaran yang telah direkam di atas pita film atau pita video. Televisi pendidikan adalah penggunaan program video yang direncanakan untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu tanpa melihat siapa yang menyiarkan.
Kelebihannya: (1) televisi dapat memancarkan berbagai jenis bahan audio visual termasuk gambar diam, film objek, dan drama; (2) dapat menyajikan model dan contoh-contoh yang baik bagi siswa; (3) dapat membawa dunia nyata kerumah dan kelas-kelas; (4) memberikan peluang kepada siswa untuk melihat dan mendengarkan diri sendiri; (5) menyajikan program-program yang dapat dipahami oleh siswa dari tingkat usia dan tingkat pendidikan yang berbeda-beda; (6) menyajikan visual dan suara yang sulit diperoleh didunia nyata; (7) menghemat waktu guru dan siswa. Kelemhannya: (1) pemirsa atau pendengar bersifat pasif; (2) televisi pada saat disiarkan akan berjalan terus; (3) guru tidak memilki kemampuan untuk merevisi film sebelum disiarkan; (4) layar televisi tidak dapat menjangkau kelas besar; (5) kekhawatiran muncul bahwa siswa tidak memilki hubungan pribadi dengan guru.
6.      Slide
Slide adalah suatu film transparansi yang berukuran 35 mm dengan bingkai 2x2 inci. Bingkai tersebut terbuat dari karton atau plastik. Film bingkai diproyeksikan melalui slide proyektor. Jumlah bingkai disesuaikan dengan jumlah materi pelajaran. Lama penyajian berdasarkan banyaknya program yang dibuat guru. Program kombinasi film bingkai bersuara pada umumnya berkisar antara 10 sampai 30 menit dengan jumlah gambar yang bervariasi antara 10 sampai 100 buah gambar atau lebih.
Kelebihannya: (1) urutan gambar dapat diubah; (2) isi pelajaran sama dalam gambar fim bingkai dapat diputar di berbagai temapat dalam waktu yang sama; (3) gambar dapat ditayangkan dalam waktu yang lama; (4) dapat ditayangkan di ruang yang terang; (5) dapat menyajikan gambar dan grafik; (6) fil dapat diputar sendiri atau digabung dengan suara; (7) dapat menyajikan peristiwa lalu atau di tempat lain. Kelemahannya: (1) gambar dan grafik tidak dapat bergerak; (2) film bingkai terlepas-lepas; (3) meski biaya proyeksi tidak terlalu mahal, film bingkai memerlukan biaya yang besar dari pada pembuatan media foto, gambar, grafik yang tidak diproyeksikan.
7.      Film dan Video
Film bergerak dengan cepat dan bergantian sehingga memberikan visual yang kontinu. Begitu juga dalam video dapat menggambarkan suatu objek yang bergerak bersama-sama dengan suara alamiah. Film dan video memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan dengan media yang lainnya. Dengan media ini dapat digunakan sebagai media hiburan, dokumentasi, dan pendidikan. Mereka dapat menyajikan informasi, memaparkan proses, menjelaskan konsep-konsep rumit dan dapat mempengaruhi sikap para siswa.
Keuntungannya: (1) film dapat menambah pengalaman; (2) dapat menggambarkan suatu proses secara tepat yang dapat disajikan secara berulang-ulang; (3) dapat mendorong dan meningkatkan motivasi belajr siswa; (4) mengandung nilai-nilai yang positif; (5) dapat menyajikan peristiwa yang berbahaya bila dilihat secara langsung; (6) dapat digunakan dalam kelompok besar maupun kecil; (7) menyajian dapat dipercepat. Keterbatasan: memerlukan biaya mahal dan memakan waktu cukup panjang; (2) gambar bergerak secara terus menerus sehingga siswa kurang dapat mencermati; (3) tidak selalu sesuai dengan kebutuhan dan tujuan belajar.
8.      Komputer
Komputer adalah mesin yang dirancang khusus untuk manipulasi yang diberi kode, mesin elektronik yang otomatis melakukan pekerjaan dan perhitungan sederhana maupun rumit. Satu unit komputer terdiri atas empat komponen: input (kayboard), prosesor (CPU), penyimpanan data (RAM), dan output (monitor).
Kelebihannya: (1) dapat mengakomondasi siswa yang lamban dalam menerima pelajaran; (2) merangsang siswa untuk mengerjakan latihan, melakukan pekerjaan laboratorium atau setimulasi; (3) kendali ditangan siswa; (4) kemampuan merekam aktifitas siswa sehingga dapat memantau perkembangan siswa; (5) dapat berhubungan dengan alat lain. Keterbatasan: (1) perangkat lunaknya masih mahal; (2) untuk menjalankan komputer perlu keahlian khusus; (3) keragaman model sehingga membuat tidak cocok dengan lain; (4) program yang tersedia belum memperhitungkan kreativitas siswa; (5) efektif hanya untuk satu siswa.

Related Posts:

0 Response to "MULTI MEDIA DALAM PEMBELAJARAN"

Posting Komentar